DOYOUR BEST, AND LET GOD DO THE REST. Lakukan saja yg terbaik, & percayakan apapun hasilnya pd Tuhan. Sepertinya "serius tapi santai" adalah dua hal yg bertolak belakang, tetapi cara kerja inilah yg paling jitu yg dpt kita lakukan dlm hidup kita. SERIUS, artinya bekerjalah dgn sungguh-sungguh dgn mengerahkan segala kemampuan & talenta yg sudah Alwaysdo your best, and let god do the rest. Artinya kita harus membuat nama dan bio ig bahasa inggris yang singkat dan simpel. (selalu lakukan yang terbaik, dan biarkan tuhan melakukan selanjutnya) every day may not be good, but there is something good in every day. Source: hisyamgambar.blogspot.com DoThe Best and Let God Do The Rest. Saya yakin sebagian besar dari kita sering mengikuti kompetisi perlombaan ataupun yang lainnya. Tidak jarang kompetisi yang kita ikuti tersebut berhasil kita menangkan namun tidak jarang juga kita belum berkesempatan untuk mendapatkannya. Taukah teman-teman bahwa hasil yang kita peroleh tersebut sebenarnya bisa AyuSiti Maryam - Just Do The Best, God Will Do The Rest. Wanita yang memiliki attitude dan wajah se-ayu namanya ini sungguh beruntung. Dengan dukungan penuh dari suaminya, ia tak ragu mengambil keputusan yang sangat penting dalam hidupnya: direktur ITPC Sydney. Apa saja yang menarik dari perempuan enerjetik dan cerdas ini, yuk kita ikuti . “Bersungguh-sungguhlah untuk mendapatkan apa yang bermanfaat bagimu dan mintalah pertolongan kepada Allah dan janganlah engkau lemah.” HR. Muslim “Ya Rabb, hanya rahmat-Mu yang kuharapkan, Maka janganlah Engkau serahkan aku kepada diriku meski sekejap mata, dan perbaikilah urusanku seluruhnya. Sungguh tidak ada Tuhan selain Engkau.” HR Ahmad, Abu Dawud, dan Ibnu Hibban. Dear shalihah, mari sejenak mengingat kembali, dari sejak kita dicipta dan terlahir ke bumi, kita telah membuat janji bahwa kita akan taat pada-Nya, maka tidak ada alasan untuk tidak bersungguh-sungguh dalam upaya menggapai ridho Allah Subhanahu Wa Ta’ala hingga nanti saatnya Allah berkata waktunya pulang. Tiga kata kunci dalam hadits ini adalah tekad, memulai jalan, dan meminta pertolongan kepada Allah. Hadits ini menyuruh kita untuk punya cita-cita besar dan semangat untuk hal yang bermanfaat bagi kita. Apa yang bermanfaat? Urusan yang bermanfaat itu ada dua bagian urusan akhirat dan urusan dunia. Seorang hamba butuh dengan hal dunia, sebagaimana ia juga butuh pada hal akhirat. Walau ada tingkatannya, mana hal yang bisa didahulukan jika bersamaan Fiqh Prioritas. Poros dari kebahagiaannya dan taufik dari Allah adalah bersungguh-sungguh untuk menyiapkan hal yang bermanfaat baginya untuk hal dunia dan akhirat. Imam Syafii berkata, “Antusiaslah terhadap apa saja yang bermanfaat padamu dan tinggalkan komentar manusia karena tidak ada orang yang bisa selamat dari komentar orang-orang jahil”. Poin utamanya adalah bukan hanya semangat bercita-cita besar saja, melainkan juga jangan lupa minta pertolongan kepada Allah. Walau punya semangat tinggi, tekad kuat, merasa pintar, merasa punya fasilitas, tanpa pertolonga Allah, tak akan terwujud. Banyaknya kegagalan yang terlewati dalam perjalanan mencari kesuksesan adalah karena kurangnya tekad dan keraguan pada diri sendiri. Maka solusi lelah adalah istirahat, bukan berhenti/menyerah. Istirahat adalah untuk isi ulang semangat, bukan lupa waktu untuk kembali berangkat. Strategi bukan mengamati apa yang bisa kita lakukan untuk masa depan, tetapi mengamati apa yang bisa kita lakukan pada hari ini agar punya masa depan. Mari kita berhati-hati terhadap manajemen afwan, sedikit-sedikit mengucapkan afwan untuk beralasan dalam hal dakwah. Mari berazzam, jangan berikan yang sisa untuk Islam. Itqan, istiqomahlah, professional dalam tiap urusan, sebab segala hal adalah amanah yang kelak akan dipertanggungjawabkan. Ketika kita tidak atau belum bisa memperbaiki lingkungan, maka kita bisa memilih untuk diam-diam memperbaiki diri kita sendiri. Ketika kita tidak bisa mengubah kejadian, maka kita bisa mencoba untuk mengubah sikap dan sudut pandang kita sendiri. Ketika kita tidak mampu mengubah masa lalu, kita bisa memilih untuk mengubah diri kita yang sekarang. Kita tidak bisa tahu apa yang akan terjadi besok, tapi kita bisa mengendalikan diri untuk memaksimalkan hari ini. Masa depan untuk direncanakan, tapi bukan untuk dikhawatirkan. Esok adalah akumulasi dari apa yang kita upayakan pada setiap hari ini. Yakini bahwa Allah telah berjanji kita akan menuai dari apa yang kita tanam. Ikhtiarkan yang terbaik dan bersihkan hati untuk menagih apa yang telah dijanji. Selayaknya es batu, ia akan tetap mencair seiring berjalannya waktu. Demikian juga dengan usia, ia akan tetap berlalu meski kita tak melakukan apapun. Maka pilihannya adalah bangkit segera untuk segera mengambil peran terbaik, bergerak atau tergantikan. Sekarang atau tidak sama sekali. Karena terkadang tidak akan lagi dijumpai kata nanti, atas kesempatan yang telah terlewati. Jika kamu insecure, segera ingat ayat ini “Sungguh Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk sebaik-baiknya.” QS. At Tin ayat 4. Alasan kita hadir adalah dituntut untuk mengambil peran terbaik, maka jadilah muslih. Seorang muslim tak cukup menjadi orang shalih yang puas dengan keistiqamahan dirinya. Tetapi ia harus menjadi seorang muslih yang berusaha mengajak orang lain untuk beristiqamah. Syaikh Shalih Al-Fauzan hafidzahullah berkata, “Tak cukup bagi seseorang untuk mengatakan, saya tak berkewajiban kecuali hanya mengurus diri sendiri dan tak peduli dengan orang lain.’ Akan tetapi harus berusaha seoptimal mungkin untuk menshalihkan orang lain, karena hal itu bagian dari nasihat dan cinta kebaikan bagi orang lain”. Ittihaful Qari’. Bertekad kuat azzam atas impian apapun yang engkau yakini itu bermanfaat bagi banyak hal khususnya bagi dakwah dan ummat, akan menjadi kenyataan, ketika Allah sudah izinkan, dan izin Allah biasanya akan turun ketika kita berani untuk bermimpi, mengupayakannya menjadi terwujud. Fokuslah pada hal yang bisa kamu control, luruskan niat, berikan usaha terbaik, progress yang terencana dan bertawakkal. Sebab apapun itu, pilihan dari sisi Allah adalah yang terbaik bagi kita. Do the best and let Allah do the rest. Maka berusahalah menjadi dirimu dengan segala kemampuan terbaik yang kamu miliki dan mampu lakukan. Ketika merasa kecewa, sedih , gagal dan marah, segera pilih lensa kebahagiaan kita. Karena bahagia itu kita yang mencipta dengan cara pandang diri sendiri, karena bahagia tercipta dari cara pandang kita terhadap suatu hal yang terjadi pada kita. Begitu pula halnya dalam perjalanan mencapai tujuan, tak akan semulus rencana, ketika menemui kegagalan atau kesulitan, jangan menyerah. Nikmati prosesnya dan berjuanglah di atas keyakinan yang ada pada dirimu trust the process, enjoy the journey, n live ur believes. Karena setiap lelah yang lillah akan mendapat pahala yang berlimpah. Batasan itu kita yang ciptakan sendiri dalam pikiran, nothing impossible, yang ada I’m possible. Kita bisa, insha Allah bisa. You is your only limit. Dan Allah’s power is limitless, mungkin kita terbatas, tapi kuasa Allah, tanpa batas. Mintalah petunjuk dan kemudahan jalan kepada-Nya. Doa menjadi sarana terbaik di saat kita tidak punya apa-apa, senjata paling ampuh adalah kita punya doa terbaik, bertanyalah pada yang paling mengetahui diri kita, pada yang memiliki diri kita. Sebab tak ada yang bisa mengubah takdir selain doa, yang dapat menambah umur hanyalah amalan kebaikan. HR. Tirmidzi, hasan. Makin kita banyak berdoa, takdir akan mudah kita hadapi. Lakukan semua peluang amal kebaikan apapun yang dapat kau ambil, mohon kekuatan-Nya dengan doa maka Allah yang akan menyelesaikan. Bersihkan hati dari dengki, sombong dan riya. Jika hatimu bersih maka akan ada cahaya yang kamu tidak tahu apa itu, ada orang-orang yang mencintaimu tanpa sebab, ada kemudahan yang tidak tahu dari mana asalnya. Wallahu Ta’ala A’lam Semoga shalawat serta salam Allah tercurah atas hamba dan Rasul-Nya Nabi kita Muhammad, para keluarganya dan sahabat-sahabatnya semuanya. LTL Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Let's Do The Best and God Do The Rest...Ketika membicarakan Tuhan, secara umum orang selalu memilahnya pada dua hal yang berbeda. Pertama, adalah keberadaan Tuhan sebagai sesuatu yang bisa diserap panca indra dan dimaknai rasio. Kedua, Tuhan sebagai sesuatu yang dikonstruksi atau diimajinasikan membicarakan hal pertama, kebanyakan orang berpendapat bahwa Tuhan adalah realitas tertinggi yang tidak bisa diserap panca indra dan dimaknai akal. Immanuel Kant misalnya. Pemikir Jerman ini menyarankan bahwa pembicaraan tentang keberadaan Tuhan adalah pembicaraan yang mesti dihentikan. Orang hanya akan membuang-buang waktu untuk membicarakan keberadaan Tuhan. Karena Tuhan adalah realitas tertinggi. Keberadaan Tuhan itu bukan masalah rasio atau panca indra, tapi masalah kepercayaan. Jadi cukup dipercayai bahwa Tuhan itu ada. Perihal keberadaan Tuhan ini, Agamawan sendiri kerap mengintrodusir peristiwa Nabi Musa di bukit Thursina. Ketika itu Bani Israil meminta Nabi Musa untuk dipertemukan dengan Tuhan. Supaya keimanan bertambah tebal. Nabi Musa pun menyampaikan permintaan umatnya dan Tuhan memerintahkan Nabi Musa menemui-Nya di bukit ketika sampai di bukit itu, Nabi Musa bukan hanya tidak bisa melihat Tuhan, tapi bukit nya pun terbakar karena disambar petir. Melalui peristiwa ini Tuhan ingin mengingatkan Musa dan kaumnya tentang wujud Tuhan. Bahwa bukit Thursina pun tidak sanggup menerima keberadaan Tuhan sampai harus dalam Agama Islam sendiri terdapat ajaran yang mengingatkan manusia untuk tidak menghabiskan waktu untuk memikirkan wujud atau dzat Tuhan. Manusia lebih baik memikirkan makhluk ciptaan Allah bukan Dzat Allah nya. Karena akal manusia tidak akan mampu keberadaan Tuhan sebagaimana adanya, berbeda dengan membicarakan Tuhan yang diimajinasikan manusia. Bila yang pertama adalah pembicaraan keberadaan Tuhan objektif yang bisa dilihat dan diraba, maka Tuhan secara subjektif adalah Tuhan yang dimaknai dan dikonstruksikan dalam pikiran manusia. Bagi masyarakat agraris, Tuhan adalah sesuatu yang ada di langit. Karena dari langit telah turun hujan yang membuat tanaman di bumi tumbuh subur. Karenanya masyarakat agraris kerap menengadah ke langit ketika membicarakan kalangan muslim sendiri, imajinasi tentang Tuhan dalam lingkup yang sangat sederhana terungkap dari kalimat yang sering diucapkan setiap hari, yaitu "Bismillahirrahmanirrahim" Dengan nama Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang. Bahwa Tuhan adalah Pengasih dan lingkup yang lebih luas, imaji tentang Tuhan terungkap dalam Asmaul Husna. Sifat-sifat Tuhan yang bagi orang Islam kerap dipisah dalam dua kategori, yaitu Tuhan yang Jamal dan Tuhan yang Jalal. Jamal adalah Tuhan yang mencintai keindahan, pengasih sehingga Hamba-Nya pun sangat merindukan dan ingin menjadi kekasihnya. 1 2 3 4 Lihat Sosbud Selengkapnya Pepatah terkenal ini berasal dari negara-negara Barat yang saya rasa pencipta pepatah ini adalah seorang non-Muslim saja sangat percaya bahwa Allah akan menolong membereskan urusan mereka, jika mereka melakukan yang terbaik."Lakukan yang terbaik dulu, urusan nanti kita serahkan pada Tuhan" demikian kira2 maksud pepatah kita sebagai Muslim kiranya juga harus belajar dari semangat juang mereka. Jangan sampai sebagai Muslim malah keok sebelum bertanding atau hidup selalu dalam keadaan pesimis, karena inti dari pepatah"Let's do the best, and let God do the rest." adalah1. Niat2. Ikhtiar3. Doa4. TawakalAllah berfirman dalam 81 yang artinyaDan tawakallah kepada Allah. Cukuplah Allah menjadi pelindung. 81 .Kemudian apabila kamu telah membuat tekad, maka bertawkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang – orang yang bertawakal kepada-Nya. Ali- Imran 159 .Sebagai Muslim kita harus percaya, bahwa niat baik dalam ridho Allah, ikhtiar yang disertai dengan doa dan tawakal akan membawa keberhasilan. Tawakal Bukan PasrahBanyak orang yang menyangka bahwa tawakal itu adalah pasrah secara keseluruhan, maka ini adalah anggapan yang tidak benar. Akan tetapi seorang Muslim, jika beribadah kepada Allah mereka bertawakal, tetapi tidak seperti yang dipahami oleh orang-orang yang bodoh yakni tawakal adalah sekedar ucapan di bibir tanpa dipahami akal, membuang sebab-sebab, tidak mau kerja, merasa puas dengan kehinaan dibawah bendera tawakal kepada itu semua sudah dijalankan namun tidak berhasil, artinya mungkin Allah memang berketetapan bahwa ketidak berhasilan itu adalah yang terbaik untuk kita. Ikhlas saja. Ikhlas? Iya dong. Seorang hamba yang ikhlas sadar bahwa manusia hanya memiliki kewajiban menyempurnakan niat dan menyempurnakan ikhtiar. Perkara yang terbaik terjadi itu adalah urusan lagi saja, jangan pernah berperasangka buruk kepada Allah!From I'm Muslim Orang-orang juga menerjemahkan You can't worry and fear what man's going to think of you,Kamu tidak boleh risau dan takut apa manusia akan berfikir tentang kamu,Ini menyangkut hal membiarkanKan ada pepatah yang bilang,Be God's ambassador tomake sure this happens as much as it's up to you and letthe Holy Spirit do the duta besar Tuhanuntuk memastikan bahwa hal ini akan terjadi sebagaimana yang Anda inginkan dan biarkan Roh Kudus melakukan selebihnya. t/ Odysius.And as a result of THE BLESSING making you rich, you are not to seek after riches like the world does butinstead you are to act like God did on the seventh day of Creation and simply entered into“the rest” of faith and letTHE BLESSING go to work for you!Dan sebagai akibat dari BERKAT MENGHASILKAN membuat Anda kaya,Anda tidak mencari kekayaan seperti dunia tidak tetapi sebaliknya Anda harus bertindak seperti yang dilakukan Tuhan pada hari ketujuh Penciptaan dan hanya masuk ke dalam" sisa" iman dan membiarkan BLESSING bekerja untuk Anda!Do what you think is best, and let God take care of the rest.”.The rest of my travel mates weren't going to let me get away with not having a go, and thank god I did, because although I may have ended up with a mouthand pants full of sand, as I careered to the bottom I can now say it was one of the most fun things I have teman perjalanan saya tidak akan membiarkan saya pergi dengan tidak pergi, dan syukurlah saya melakukannya, karena walaupun saya mungkin berakhir dengan mulut dan celana yang penuh dengan pasir, saat pengeluaran togel saya memperhatikannya Bagian bawah sekarang saya bisa mengatakan bahwa itu adalah salah satu hal paling menyenangkan yang pernah saya lakukan.

do the best let god do the rest artinya